Sudah sekian lama saya tidak menulis, tepatnya menulis di blog ini. Berbagai kesibukan membuat saya belum sempat menulis. Selama itu jugalah, prestasi tim kesayangan saya bukannya membaik, malah semakin tidak tentu arah.

Berbagai hal tidak mengenakkan mulai terjadi sejak kalah dari Marseille dan Besiktas. Berbagai hasil seri juga menghantui. Dimulai dari kekalahan atas Reading, kemudian MU, sejak itulah our mighty reds semakin tidak jelas ke mana arahnya.

Siapa yang akan disalahkan dalam keadaan seperti ini? Jawabannya tentulah bermacam-macam, ada yang berkata bahwa yang bersalah adalah American co-owner Tom Hicks dan George Gillete jr. ada yang bilang bahwa ini salah pemain, ada juga yang berkata bahwa ini salah our manager Rafael Benitez. Semua punya wacana dan alasan yang berbeda.

Pemilik LFC sekarang, TH and GG dipersalahkan karena mereka tidak dapat menyediakan dana seperti yang diminta Benitez untuk memperkuat skuadnya. Hal inilah yang mengawali episode perseteruan internal antara Benitez dan para pemilik. Komentar mereka yang meminta Benitez untuk serius melatih skuad yang sudah ada tanpa meributkan dana transfer membuat perseteruan makin meruncing.

Di sisi lain ada yang berpendapat bahwa determinasi pemain mulai menurun. Para pemain mulai terlihat malas untuk bertarung habis-habisan demi mendapat kemenangan. Beberapa berpendapat bahwa LFC adalah Gerrard dan Torres, tanpa mereka tim ini bermain tanpa arah. Komentar yang menyakitkan, tetapi kenyataan berbicara. Tanpa Gerrard, tidak ada yang menjadi kreator permainan. Tanpa Torres, gol sukar tercipta.

Yang lain lagi berpendapat bahwa Benitez lah yang patut dipersalahkan. Kebijakan rotasi, starting line up yang tak pernah sama, dan substitution yang tidak tepat. Sistem rotasi membuat para pemain seperti bermain dengan rekan yang selalu baru di lapangan. Belum lagi pergantian pemain yang kurang tepat. Pemain yang kontribusinya kurang berarti dipertahankan, yang cukup memberikan efek justru diganti.

Jadi siapa yang benar-benar patut dipersalahkan? Pemilik klub? Para pemain? Atau sang manager? Well, semua punya tugasnya masing-masing. Jika semua menjalankannya sesuai tugas dan fungsinya masing-masing, tentunya hasil yang lebih baik bisa didapatkan.

YNWA