Semua Liverpudlian menganga kala Rafa Benitez mendatangkan striker timnas Spanyol, Fernando Torres ke Anfield. Menganga karena harga yang sangat mahal untuk mendapatkan pemain muda tersebut. Manajemen The Reds harus merogoh kocek dalam-dalam hingga 24 juta poundsterling untuk mendatangkan bocah berusia 21 tahun ini. Pembelian termahal Liverpool. Belum lagi Luis Garcia yang menjadi paket transfer si bocah. Padahal kontribusi Garcia di Liverpool sangatlah besar.

Keraguan makin mencuat kala Atletico Madrid justru menjadi lebih kuat setelah ditinggalkan oleh sang kapten. Beberapa media menulis bahwa sepeninggal Torres ke Anfield, kini Atletico bisa tampil lebih baik dari sebelumnya. Beban semakin berat di pundak Torres.

Hingga kemarin malam belum ada yang tahu apa yang bisa diperbuat Fernando Torres untuk klubnya yang baru. Tetapi kecemerlangan pemain baru ini langsung terlihat tatkala dirinya menerima umpan dari Steven Gerrard untuk kemudian mengecoh Benhaim dan menceploskan bola ke sisi jauh gawang Petr Cech. Beberapa pengamat sepak bola mengatakan bahwa gol ini adalah sebuah gol yang berkelas. Kontribusi Torres tidak hanya sampai di situ. Sepanjang pertandingan Torres terus melakukan gerakan maupun serangan yang cukp sulit ditangkap oleh John Terry. Tak ayal, Fernando Torres menjadi Man of The Match dalam big match pertama Liga Inggris tersebut.

Menurut Gerrard, Fernando Torres adalah pemain yang bertipikal apabila mendapatkan sebuah umpan yang bagus dan terarah, maka dia akan menggunakan bola itu dengan sebaik-baiknya. Liverpool beruntung memiliki dirinya. Kini keraguan-keraguan yang muncul atas diri Torres telah mulai berkurang. beban transfer 24 juta pounds itu sudah sedikit terkikis. Dengan gelar juara Premiership, nama Torres mungkin akan semakin dielu-elukan. Yang jelas Fernando yang ini sangat berbeda dengan Fernando yang dulu.