Liverpool Corner
Find all about Liverpool
Rabu, Januari 09, 2008

Sudah sekian lama saya tidak menulis, tepatnya menulis di blog ini. Berbagai kesibukan membuat saya belum sempat menulis. Selama itu jugalah, prestasi tim kesayangan saya bukannya membaik, malah semakin tidak tentu arah.

Berbagai hal tidak mengenakkan mulai terjadi sejak kalah dari Marseille dan Besiktas. Berbagai hasil seri juga menghantui. Dimulai dari kekalahan atas Reading, kemudian MU, sejak itulah our mighty reds semakin tidak jelas ke mana arahnya.

Siapa yang akan disalahkan dalam keadaan seperti ini? Jawabannya tentulah bermacam-macam, ada yang berkata bahwa yang bersalah adalah American co-owner Tom Hicks dan George Gillete jr. ada yang bilang bahwa ini salah pemain, ada juga yang berkata bahwa ini salah our manager Rafael Benitez. Semua punya wacana dan alasan yang berbeda.

Pemilik LFC sekarang, TH and GG dipersalahkan karena mereka tidak dapat menyediakan dana seperti yang diminta Benitez untuk memperkuat skuadnya. Hal inilah yang mengawali episode perseteruan internal antara Benitez dan para pemilik. Komentar mereka yang meminta Benitez untuk serius melatih skuad yang sudah ada tanpa meributkan dana transfer membuat perseteruan makin meruncing.

Di sisi lain ada yang berpendapat bahwa determinasi pemain mulai menurun. Para pemain mulai terlihat malas untuk bertarung habis-habisan demi mendapat kemenangan. Beberapa berpendapat bahwa LFC adalah Gerrard dan Torres, tanpa mereka tim ini bermain tanpa arah. Komentar yang menyakitkan, tetapi kenyataan berbicara. Tanpa Gerrard, tidak ada yang menjadi kreator permainan. Tanpa Torres, gol sukar tercipta.

Yang lain lagi berpendapat bahwa Benitez lah yang patut dipersalahkan. Kebijakan rotasi, starting line up yang tak pernah sama, dan substitution yang tidak tepat. Sistem rotasi membuat para pemain seperti bermain dengan rekan yang selalu baru di lapangan. Belum lagi pergantian pemain yang kurang tepat. Pemain yang kontribusinya kurang berarti dipertahankan, yang cukup memberikan efek justru diganti.

Jadi siapa yang benar-benar patut dipersalahkan? Pemilik klub? Para pemain? Atau sang manager? Well, semua punya tugasnya masing-masing. Jika semua menjalankannya sesuai tugas dan fungsinya masing-masing, tentunya hasil yang lebih baik bisa didapatkan.

YNWA

 
Sabtu, Agustus 25, 2007

Kemenangan Liverpool atas Sunderland semalam setidaknya menjadi bukti bahwa Liverpool masih menjadi kandidat kuat untuk mendapatkan gelar Premier League musim ini. Pasukan Rafael Benitez sudah berada pada jalan yang benar saat ini. The Reds seharusnya memenangkan pertandingan lawan Chelsea minggu kemarin sebelum wasit Rob Styles mencuri kemenangan itu.

Adalah Mohammed Sissoko yang membuka keunggulan The Reds dengan menciptakan gol ke 7000 Liverpool dan menjadikannya sebagai gol pertamanya di klub. Sissoko sukses menggantikan peran Steven Gerrard yang sedang dibekap cidera. Rafa Benitez menyebutkan bahwa kekuatan Liverpool lebih merata sekarang. Semua pemain mampu melakukan hal yang sama dengan pemain inti.Hal ini menjadi sangat penting, apalagi Liverpool bermain bagus dengan membuat banyak peluang. Mereka berhasil mengunci dan menguasai pertandingan dengan bermain bagus.

Begitupun dengan tiga pemain baru The Reds, Fernando Torres, Ryan Babel dan Andriy Voronin. Mereka bertiga adalah pemain yang cepat dan akurat, baru datang tetapi sudah membawa berbagai dampak dan perubahan positif bagi Liverpool. Voronin menjadi pencetak gol kedua Liverpool pada menit ke 87, beberapa menit sebelum pertandingan berakhir. Penampilan Torres juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Walaupun tidak menciptakan gol, Torres berhasil mengacak-acak pertahanan Sunderland. Setidaknya bocah-bocah anyar Anfield ini berhasil membuktikan bahwa mereka memang pantas berada di sana.

Musim ini menjadi awal musim terbaik bagi The Reds sejak dipegang oleh Rafa Benitez. Liverpool langsung melakukan strong start mulai awal dan menggebrak mulai awal. Bukan tidak mungkin jika Liverpool mampu menjadi juara Premier League.

 
Jumat, Agustus 24, 2007

Reds tanpa Gerrard malam ini

Posted In: , . By donphan

Pertandingan ketiga Liverpool di kancah Premier League akan berlangsung malam ini waktu Indonesia barat. Tetapi kemungkinan besar mereka tidak akan ditemani oleh sang kapten. Ini adalah dampak dari cederanya minggu lalu.

Gerrard mendapatkan cedera saat Reds menghadapi Toulouse di kualifikasi Champions League. Walaupun sudah positif cedera, Gerrard tetap memaksa tampil saat The Blues datang ke Anfield. Menurut Benitez pertandingan lawan Chelsea sangatlah penting dan Gerrard menjadi pelopor lahirnya gol Fernando Torres.

Kemudian saat Inggris melawan Jerman dalam partai persahabatan, vice kapten timnas Inggris ini tidak dapat tampil. Menurut tim dokter dirinya harus beristirahat hingga dua minggu, jadi mungkin Gerrard tidak tampil saat melawan Black Cats nanti.

Di lain sisi, manajer Rafa Benitez tidak khawatir dengan absennya Gerrard. Menurutnya skuad Liverpool sekarang sudah semakin solid dan ada banyak pemain yang bisa mengisi posisi Gerrard. Kita lihat saja pertandingannya malam ini.

 
Rabu, Agustus 22, 2007

Benayoun merasa tidak puas

Posted In: , , . By donphan

Ajang Premier League memang baru berjalan. Liverpool baru saja melakoni dua pertandingan, melawan Aston Villa dan Chelsea. Masih ada banyak pertandingan yang harus dijalani, tetapi Yossi Benayoun, yang baru didatangkan dari West Ham sudah merasa tidak puas dengan keadaannya sekarang.

Benayoun merasa bahwa dirinya tidak diberi cukup kesempatan untuk dipercaya mengisi skuad pertama Liverpool. Dalam pertandingan melawan Toulouse memang Benayoun mendapat kesempatan untuk berada di skuad inti, tetapi dirinya sangat ingin bermain di Premier League. Saat agen Benayoun menghubungi Rafa, Benayoun diminta untuk bersabar, karena Liverpool memiliki skuad yang besar.

Agen Benayoun berkata "Saat Anda memutuskan untuk bergabung dengan klub sebesar Liverpool, berarti sudah siap menerima segala konsekuensi. Yossi memutuskan mengambil resiko itu, dia siap bekerja keras untuk tim demi hasil terbaik. Bagaimana bisa menunjukkan yang terbaik apabila kesempatan saja tidak diberikan?"

Agen Benayoun berkata bahwa apabila seperti ini terus keadaannya, maka Benayoun lebih baik bermain untuk tim papan tengah di mana dia pasti mendapat tempat. Bagaimana Rafa? Ada pekerjaan yang harus diselesaikan.

 
Selasa, Agustus 21, 2007

Hari selasa 21 Agustus waktu setempat merupakan hari yang sudah ditunggu oleh manajemen MU maupun Liverpool. Karena pada hari itulah, keputusan terhadap nasib Gabriel Heinze ditentukan. Apakah dirinya bisa merapat ke Anfield atau tidak.

Tiga orang petinggi FA telah saling bertemu dan berbicara tentang masalah keinginan Heinze untuk hengkang ke kubu THE REDS. Mereka juga telah mendengar keterangan dari pihak MU dan juga pihak Heinze sendiri. Mereka telah membuat keputusan bahwa permintaan Heinze untuk bergabung dengan Liverpool tidak dapat dikabulkan.

Heinze memang memegang surat dari manajemen MU bahwa dirinya boleh pergi apabila ada klub yang menawarnya seharga 6,9 juta pounds. Liverpool adalah klub yang menyanggupi permintaan tersebut. Tetapi Sir Alex rupanya tidak mau menjual pemainnya ke musuh bebuyutannya.

Lagipula menurut para petinggi FA surat yang dipegang Heinze itu adalah surat persetujuan biasa dan bukanlah surat resmi. MU tetap memiliki hak apakah menerima tawaran klub lain atau tidak.

Kini masa depan Heinze menjadi tidak jelas. Dirinya sudah dibenci oleh pihak setan merah,dan posisinya sudah ditempati Patrice Evra. Jadi ke manakah Heinze akan pergi?